Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2021

Menajem Resiko " Cukupkah "

Untuk Kegiatan Alam Terbuka  Manajemen Risiko Saja Tidak Cukup Oleh Suyatno Pembina Gugusdepan Untuk hasil terbaik, yakni meningkatnya kreativitas, percaya diri, dan kebahagiaan diri dari pengalaman kegiatan alam terbuka, manajemen risiko saja tidak cukup. Manajemen risiko hanya membentengi agar aman dan selamat akan, saat, dan setelah kegiatan. Jika hanya konsentrasi di manajemen risiko, seseorang akan mendapatkan rasa was-was, khawatir, dan hanya cari amannya saja. Manajemen risiko tugasnya memberikan asuransi keselamatan semata. Lama-kelamaan zona aman menjadi pembiasaan. Pada akhirnya, kreativitas dan inovasi yang bersandar pada keberanian menemukan jalan buntu.  Ada tiga manajemen lagi yang diperlukan dalam kegiatan alam terbuka. Ketiga manajemen itu adalah manajemen dampak, manajemen interpersonal, dan manajemen antarpersonal. Ketiga manajemen itu terhubung dan tersambung dengan manajemen risiko.  Manajemen dampak terkait dengan hasil yang akan diperoleh dari kegiat...

BIVAK

Bivak (Bahasa Perancis : Bivouac) adalah tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas dari aneka gangguan cuaca, binstang buas dan angin. Mendirikan BIVAK adalah teknik penting yang harus dikuasai jika hendak berkemah. BIVAK merupakan salah satu kemampuan wajib survival di alam bebas. SURVIVAL adalah kemampuan seseorang untuk bertahan hidup dalam keadaan yang kurang menguntungkan di sekelilingnya. Timbulnya kebutuhan SURVIVAL karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. Yang dimaksud dengan BIVAK : Adalah tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas dari aneka gangguan cuaca, binatang buas dan angin. Fungsi BIVAK : Untuk berlindung. Alat dan bahan pembuatan BIVAK : 1. Bahan Alam :      Seperti pepohonan (dahan, ranting, daun2)       batu-batu, gua dan sebagainya. 2. Bahan yang sudah jadi :      seperti Jas hujan, ponco, flysheet atau        parasut.         ...

SANG GARUDA

Sang Garuda, Pengobar Semangat Juang Bangsa. Sutomo atau mungkin lebih kita kenal dengan Bung Tomo merupakan salah satu tokoh pahlawan nasional yang pertama muncul dibenak kita saat membahas tentang hari pahlawan yang juga bertepatan dengan hari ini. Dimana dalam pertempuran 10 November 1945 lalu, orasi-orasi beliaulah yang membakar semangat juang arek-arek Surabaya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Namun mungkin tak banyak yang tahu bahwa Bung Tomo pernah "ditempa" pada kawah candradimuka kepanduan ketika beliau masih muda, tepatnya saat beliau berusia 14 tahun dimana beliau bergabung sebagai anggota KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Nama beliau pun mulai dikenal oleh publik ketika Bung Tomo menjadi orang ke-2 dari seluruh penjuru Hindia Belanda yang berhasil mendapatkan gelar Pandu Garuda (atau Pandu Kelas 1) ketika beliau berusia 17 tahun. Saat Bung Tomo beranjak dewasa, beliau mengambil profesi sebagai seorang jurnalis dan sempat bergabung dengan sejumlah kelomp...