Skip to main content

REFLEKSI AKHIR TAHUN

 Tiga Ilmu Mahal Dalam Lelakon Hidup...*

==================== 

Dari H.Agusnur untuk Sahabat Kampus Pencerahan.


Banyak orang ingin jadi hebat, tapi lupa belajar dari tahu diri. Banyak yg mengajar "lebih", tapi tak tahu kapan harus berhenti. Karena ternyata, yang paling mahal dalam hidup bukan ijazah, bukan gelar, tapi tiga ilmu...


Tiga ilmu mahal ini, dianggap kuno. Ia nggak lemah. Dianggap tidak keren... 


Padahal, orang yang tidak punya tiga ilmu ini... Bisa sukses, bisa kaya, bisa terkenal.. tapi tidak akan pernah mendapatkann kemulian. Di akhir hidup, Kamu akan sadar : 


Satu: *_Ilmu tau malu._*

Ilmu tahu malu bukan tentang takut dinilai orang. Ia tenang dan sadar ketika salah, dan tidak bangga mempertahan-kan. Orang yang punya ilmu tahu malu tidak merasa hebat ketika menyakiti, tidak merasa benar ketika merugikan, dan tidak merasa pantas ketika hidup dari kebohongan...


Zaman ini, banyak orang kehilangan rasa. Berbuat salah tapi membela diri. Menyakiti tapi merasa paling benar. Padahal rasa malu adalah rem pertama dalam hidup tanpanya, manusia melaju tanpa arah, yang menabrak siapa saja di depan...


Dua: *_Ilmu tahu diri._*

Kalau ilmu tau malu adalah rem, ilmu tahu diri adalah Kompas. Ini ilmu yang bikin tidak kesasar ke mana². Nggak jadi orang yang satu hari ingin jadi ini, besok pengen jadi itu, tapi ujung²nya nggak jadi apa². Tapi dalam sosial media, ilmu tau diri jadi barang paling langka. Kenapa? Karena orang² lebih sibuk jadi orang lain, daripada jadi diri sendiri...


Bicara seolah-olah merasa sudah sampai, padahal masih jauh dari goal. Men-Judge orang lain dengn standar yang mereka sendiri nggak bisa penuhi. Mereka enggak sadar diri. Mereka hidup dalam delusi. Orang yang tahu diri itu tenang. Karena mereka nggak hidup dalam kepalsuan. Mereka nggak perlu bukti apa² dan ke siapa². Mereka cukup jadi diri mereka sendiri, dan terus grow dari situ...


Tiga: *_Ilmu tau batas._*

Tidak semua hal harus kamu komentari. Tidak semua konflik harus kamu menangkan. Tidak semua hubungan harus kamu pertahankan. Ilmu tahu batas adalah kebijaksana-an tertinggi karena ia melindungi hati, harga diri, dan masa depanmu...


Orang yang tidak terbatas, akan kelelahan membuktikan diri. Sementara orang yang tahu batas, akan hidup lebih damai tanpa kehilangan jati diri... 


Refleksi banyak orang hari ini, sibuk ingin diakui, tapi lupa belajar menjadi pantas. Padahal hormat & kemulyaan tidak bisa diminta. Ia lahir dari sikap. Dari cara bicara. dari cara memperlakukan orang lain, bahkan saat tidak ada yg melihat...


Ilmu tahu malu menjaga hati. Ilmu tahu diri menjaga langkahmu. Ilmu tahu batas menjaga hidupmu. Tanpa 3 ilmu ini kepintaran hanya akan melahirkan kesombongan, keberanian hanya akan berubah menjadi kebrutalan... 


Mulai hari ini, belajarlah 3 ilmu yang akan bikin kemuliaan, bukan cuma dikenal. Punya malu utuk tetap berintegritas di dunia yang shameless...


Tahu diri untuk tetap humble di dunia yang penuh sombong...


Tahu batas untuk protect yourself di dunia yang akan drain you. Pernah sukses tanpa kehormatan itu kosong. Kenal tanpa respect itu hampa. Kaya tanpa akhlak itu sia²...


Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil 'aliyil 'azhim. Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad, wa 'ala ali Muhammad. Astaghfirullahal 'azhim wa atubu ilaih...


Rabu, 31 Des'2025*🌹~

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...