Skip to main content

TUPOKSI PEMBINA GUDEP DAN PEMBINA SATUAN

 Tugas Pembina Gudep (Gugusdepan)

Memimpin dan Mengelola Gudep:

Memimpin Gudep selama masa baktinya dan bertanggung jawab atas seluruh kegiatannya. 


1. Administrasi Gudep:

Menangani administrasi umum, termasuk penerimaan anggota baru, penyusunan program kerja, dan pembuatan laporan berkala. 

2.Pengembangan Anggota:

Meningkatkan jumlah dan mutu anggota Gerakan Pramuka, serta memelihara kelangsungan pembinaan dan pengembangan kepramukaan di Gudep. 


3. Koordinator:

Mengkoordinasikan kegiatan seluruh golongan peserta didik dan bekerjasama dengan Majelis Pembimbing Gudep, orang tua, serta tokoh masyarakat. 


4.Pelaporan:

Bertanggung jawab menyampaikan laporan tahunan kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Kwartir Ranting (Kwarran) serta pertanggungjawaban kepada Musyawarah Gugus (Mugus). 


Tugas Pembina Satuan

Pembinaan Peserta Didik:

Membina para Pramuka dalam satuannya sesuai dengan usia golongan, menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. 


1. Memberikan Teladan:

Menjadi teladan dalam sikap, ucapan, dan perbuatan, serta mendidik peserta didik untuk memiliki karakter kuat, berjiwa Pancasila, dan mandiri. 


2. Motivasi dan Bimbingan:

Memberikan nasehat, pengarahan, bimbingan, serta motivasi untuk meningkatkan kualitas diri, berkreasi, berinovasi, dan membangun semangat untuk maju. 


3. Fasilitasi Kegiatan:

Memfasilitasi kebutuhan dan menyediakan sarana dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan di tingkat satuan. 


4.Kerjasama dengan Orang Tua:

Membina hubungan timbal balik dengan orang tua atau wali peserta didik dan melibatkan mereka dalam kegiatan. 


5.Pelaporan:

Memberikan laporan kepada Pembina Gudep mengenai perkembangan satuannya. 


6. Tanggung Jawab:

Bertanggung jawab atas terselenggaranya kepramukaan pada satuan yang dibina dan menjaga pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. 


#pramuka

#pembina

#pendidikankarakter

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...