Skip to main content

"DEWAN KEHORMATAN PENGGALANG."

 Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan Salam Pramuka.



"DEWAN KEHORMATAN PENGGALANG."


Bagi Pembina Pramuka Penggalang yang sudah mengikuti KMD maupun KML Golongan Pramuka Penggalang tentunya tidak merasa aneh dengan Dewan Kehormatan Penggalang. 


Dewan Kehormatan Penggalang dibentuk dengan tujuan untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggungjawab.

Dewan Kehormatan Penggalang bersidang bila terjadi peristiwa yang menyangkut tugas Dewan Kehormatan.


Dewan Kehormatan Penggalang terdiri dari :

1. Para Pemimpin Regu 

2. Para Wakil Pemimpin Regu.

3. Pembina Penggalang.

4. Para Pembantu Pembina Penggalang.


Jabatan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan adalah Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang, sedangkan Sekretaris dijabat oleh salah seorang Pemimpin Regu.


Dewan Kehormatan Penggalang bertugas menentukan :

a) Pelantikan, pemberian TKK, tanda penghargaan, dll kepada Pramuka Penggalang yang berjasa dan berprestasi.

b) Pelantikan Pemimpin Regu dan Wakil Pemimpin Regu serta Pratama.

c) Tindakan berhubungan dengan pelanggan Kode Kehormatan Pramuka, sesudah yang bersangkutan diberi kesempatan membela diri.

d) Rehabilitasi Pramuka Penggalang.


Demikian tentang Dewan Kehormatan Penggalang yang harus ada dalam setiap Gugus Depan Pramuka Penggalang, bagi yang belum dibentuk supaya dapat dibentuk agar pelaksanaan program kegiatan Pramuka Penggalang dapat berjalan dengan baik dan terarah.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Satu Pramuka untuk satu Indonesia.

Jayalah Pramuka Jayalah Indonesiaku.

Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan.


Salam Silaturahmi dan Salam Pramuka,

@Kamsul Arifin.


Sumber Pustaka :

Buku KMD dan KML Golongan Pramuka Penggalang terbitan Kwarnas Gerakan Pramuka.

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...