Skip to main content

Selamat Hari Pramuka ke-60

  


KOMPAS BIDIK DAN CARA PENGGUNAANNYA


Kompas bidik adalah kompas yang berfungsi untuk membidik atau menembak sudut pada alam atau bentangan alam sebenarnya, yang kemudian sudut tersebut dapat di proyeksikan kedalam peta.Cara Menggunakan Kompas Bidik adalah sebagai berikut.


1. Buka tutup kompas dan posisikan tutupnya hingga tegak lurus


2. Tarik cincin untuk jempol.


3. Masukan ruas pertama jempol kanan ke dalam cincin tersebut.


4. Telunjuk sejajar dan memegang penutup yang berdiri tegak, jari-jari lain memegang penutup kompas.


5. Lengan lurus ke depan.


6. Bisa juga meletakan kompas pada tongkat statis.


7. Dekatkan kompas ke depan mata.


8. Untuk mencari tanda/titik yang dijadikan patokan dalam membidik pilih benda yang jauh tetapi jelas terlihat dan tidak terhalang, hasil bidikan angkanya bisa dilihat pada kompas.      


misalnya angka 40 maka di sebut azimut 40°


9. Kemudian bergerak menuju titik yang telah di bidik oleh kompas tadi.


10.  Setelah sampai di titik yang dituju kemudian bidik titik berikutnya, demikian seterusnya secara berulang.1. Dial, adalah permukaan Kompas dimana tertera angka derajat dan huruf mata angin.


2. Visir, adalah lubang dengan kawat halus untuk membidik sasaran.


3. Kaca Pembesar, digunakan untuk melihat derajat Kompas.


4. Jarum Penunjuk adalah alat yang menunjuk Utara Magnet.


5. Tutup Dial dengan dua garis bersudut 45o yang dapat diputar.


6. Alat Penyangkut adalah tempat ibu jari untuk menopang Kompas saat membidik.

Azimuth Dan Back Azimuth

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...