Skip to main content

PEMBINA

*MELATIH DAN MEMBINA*
Oleh ;Suyatno
Waka Binawasa Kwarnas

Apakah perbedaan melatih dan membina? Itu dua kata kerja yang pasti memunyai perbedaan. Perbedaannya ditandai oleh dua kata yang berbeda, yakni _latih_ dan _bina_. _Latih_ berarti terus-menerus sampai menjadi biasa. _Bina_ berarti mengembangkan yang sudah ada menjadi lebih baik. 

Melatih berarti proses terus-menerus hal tertentu sampai menjadi pembiasaan dan pemahiran. Hasil dari melatih adalah kemahiran dalam bidang yang dilatihkan. Oleh karena itu, dalam kepramukaan, ada istilah pembina mahir, yang artinya sosok yang memunyai pembiasaan sampai mahir. Sosok tersebut menggunakan kemahirannya untuk membina peserta didik.

Membina berarti proses mengembangkan potensi menjadi lebih baik secara kodrati dan alamiah. Materi yang disajikan dalam membina dibungkus dengan kemahiran tertentu agar terjadi peningkatan. 

Jadi, melatih dan membina memunyai perbedaan makna dan tindakan. Melatih adalah tugas pelatih. Membina itu tugas pembina. Bukan berarti pelatih tidak boleh membina dan pembina bukan berarti tidak boleh melatih. Pelatih melakukan tindakan membina jika bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta pelatihan. Pembina menerapkan tindakan melatih jika membiasakan peserta didik untuk kemahiran tertentu.

Tugas pembina pramuka adalah mengembangkan potensi peserta didik berupa SKESOSIF. Proses pengembangannya menggunakan strategi, metode, teknik, dan media. Jadi, berkemah itu hanyalah media bukan tujuan. Penjelajahan itu teknik kepramukaan dan bukan tujuan. Tujuan membina adalah agar SKESOSIF anak tumbuh dan berkembang dalam muara karakter, kebangsaan, dan kecakapan hidup.

Tugas pelatih itu membiasakan pembina agar terampil dan mahir menggunakan strategi, metode, teknik, dan media. Cara-cara praktis dibiasakan melalui pelatihan dan pertemuan antarpembina. Jadi, pelatih itu membiasakan agar seseorang menjadi terampil dan mahir membina.

Pelatih dalam melatih menggunakan basis andragogi, yakni konsep pembelajaran untuk orang dewasa  Pembina menggunakan pedagogi dalam membina. Pelatih dan pembina adalah wujud simbiosis mutualis. Mutu pembina berasal dari mutu pelatih. Oleh karena itu, sangat afdol jika pelatih pernah atau juga menjadi pembina. Dengan begitu, pelatih memunyai kejiwaan membina. 

Pembina itu sosok yang berada di tengah anak-anak. Dia harus penuh dengan kegembiraan, keakraban, dan menyatu dengan adik-adiknya. Begitu pula, pelatih harus berada di tengah-tengah para pembina. Selamat melatih dan membina #kakyatno

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

CONTOH PROGRAM LATIHAN MINGGUAN PRAMUKA

Sebelum membina peserta didik, seorang Pembina Pramuka wajib menyusun program latihan mingguan. Tujuannya agar kegiatan berjalan terarah, materi tertata rapi, dan sesuai dengan SKU (Syarat Kecakapan Umum). Berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan : • Dasar Program Latihan Materi latihan diambil dari poin-poin dalam SKU. Setiap minggu, minimal dua poin dari SKU dituangkan dalam bentuk kegiatan yang bisa dipahami dan dipraktikkan oleh peserta didik. • Susunan Latihan Latihan dimulai dengan upacara pembukaan dan diakhiri dengan upacara penutupan. Di antara kedua upacara ini, kegiatan inti dilakukan sesuai materi SKU yang direncanakan. • Kegiatan Pengganti Jika ada kendala seperti cuaca buruk (misalnya hujan saat upacara atau latihan luar ruangan), siapkan alternatif kegiatan di dalam ruangan. Contohnya seperti: • Permainan edukatif • Yel-yel • Diskusi materi SKU • Latihan baris-berbaris di aula Intinya, setiap materi inti harus memiliki pengganti kegiatan agar program tetap berjala...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...