Skip to main content

Covid-19

#binawasakwarnas
COVID-19: DISIPLIN BERANI DAN SETIA
Oleh Suyatno
_Waka Binawasa Kwarnas_

Dari film _The Carrier_ tergambar dengan jelas betapa berbahayanya virus menular tanpa ada obatnya. Bahayanya terletak pada ketahanan ego manusia untuk bernafsu hidup sampai mengamankan dan memutus mata rantai dari si korban virus. Lockdown dijalankan agar terjadi kesepahaman penduduk yang berbeda kehendak. Tujuannya adalah agar virus tidak terus menerus menyebar membunuh orang lain. Disiplin diri dan pemerintah. Berani melakukan kebijakan yang penuh risiko tetapi penting. Setia atas kelangsungan hidup yang tidak boleh terputus. Setia atas ikhtiar yang harus dijalankan berdasarkan titah Allah Swt. Kondisi berangsur pulih. Nafsu mereda. Kesadaran muncul.

Sama dengan film tersebut, ada film _Contagion_ (2011) yang berformula pandemi virus corona. Manusia tiba-tiba terjatuh hilang nafas akibat virus merajalela. Penyelesaiannya adalah Disiplin Berani dan Setia.

Disiplin Berani dan Setia sangat ampuh untuk menyelesaikan Covid-19 di Wuhan. Kesadaran tinggi warga Wuhan atas dampak bergerak saat Covid-19 merebak, kecepatan bertindak, dan keseriusan penanganan menjadi kunci utama. Itu bisa dilihat di film dokumenter _The Lockdown: One month in Wuhan_.

Bagi pramuka, jalan yang ditempuh adalah menerapkan Disiplin Berani dan Setia. Pramuka harus disiplin mengkarantina diri apapun keadaannya. Saat ini, kondisi berada di luar kebiasaan. Disiplin atas perintah negara harus dijalankan. Kebijakan negara tentu untuk kelangsungan hidup bangsanya. Gunakan jiwa dan perilaku disiplin pramuka ke tingkat tertinggi. Peduli atas kehendak pimpinan bangsa diutamakan.

Kemudian, pramuka harus berani membantu sesama dengan saling mengingatkan. Keluarkan tabungan untuk mengadakan masker kemudian dibagikan ke yang sakit. Jaga jarak sentuh diri dengan orang lain. Tetap bugar karena paham gizi dan olahraga rutin. Ikuti petunjuk pimpinan. 

Setia berarti tetap konsisten atas tindakan yang berdisiplin dan berani. Setia atas tugas kemanusiaan. Setia atas janji terhadap satya pramuka.

Tulisan Kak Joko Mursiro berjudul _Peluru dan Virus_ mengajak pembaca untuk tetap waspada dan berdekat diri kepada Allah Swt. Tulisan itu menyentuh diri agar tidak panik. Tentu, pramuka jauh dari panik karena selalu waspada. Lebih jauh dari itu, lakukanlah kepedulian sesama dengan Disiplin Berani dan Setia. Sempatkan lihat tiga film yang ditulis di atas dengan ketegaran dan berpikir positif. Lalu katakan dengan keras *Indonesia Mampu* atau *Kita Mampu*.

Dari fakta Covid-19 di negara lain dan kisah ketiga film di atas, tersimpulkan bahwa Disiplin Berani dan Setia menjadi tindakan yang harus dijalankan. Lakukan tindakan diri untuk bangsa.#kakyatno

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...