Skip to main content

Dasa Dharma

1| Pencipta Dasa Dharma Pramuka

Siapakah yang menciptakan Dasa Dharma Pramuka? Inilah salah satu pertanyaan yang sering membingungkan para anggota Pramuka karena di Google pun sobat pramuka juga akan sangat sulit untuk menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut. Sebenarnya Dasa Dharma itu tidaklah diciptakan hanya oleh seseorang saja, akan tetapi Dasa Dharma itu diciptakan melalui ide yang dikumpulkan bersama-sama. Jadi intinya Dasa Dharma itu tidaklah diciptakan oleh seseorang akan tetapi diciptakan bersama-sama. Mau tau lebih lanjut siapa saja yang berperan dalam terciptanya Dasa Dharma? Yuk lanjut baca pembahasan di bawah!


2| Sejarah Terbentuk atau Terciptanya Dasa Dharma Pramuka

Nah kak, kalian tahu tidak? Kalau sejak berdirinya Organisasi gerakan Pramuka di tahun 1961, Dasa Dharma yang kita kenal sekarang ini tidaklah sama seperti ditahun pertama terciptanya Dasa Dharma itu sendiri. Dasa Dharma  telah beberapa kali mengalami perubahan, dimulai dari tahun 1961 hingga tahun 1978 Dasa Dharma telah mengalami 4 kali perubahan, dan sampailah kepada Dasa Dharma yang saat ini kita pakai. Sejarah perubahannya adalah sebagai berikut :


I. Rumusan Dasa Dharma Pertama Tahun 1961-1966

Dasa Dharma itu merupakan lampiran dari KEPRES 238 tahun 1961. Hasil rumusan yang pertama kali diberikan oleh Panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka. Rumusan Dasa Dharma tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pramuka itu dapat dipercaya

2. Pramuka itu setia

3. Pramuka itu sopan dan perwira

4. Pramuka itu sahabat sesama manusia dan saudara bagi tiap-tiap pramuka

5. Pramuka itu penyayang sesama makhluk

6. Pramuka itu siap menolong dan wajib berjasa

7. Pramuka itu dapat menjalankan perintah tanpa membantah

8. Pramuka itu sabar dan riang gembira dalam segala kesukaran

9. Pramuka itu hemat dan cermat

10.Pramuka itu suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.


Nah itulah bunyi rumusan Dasa Dharma yang pertama kali, mau tau lanjutan yang keduanya seperti apa? Ayo simak lagi penjelasan dibawah ini.
II. Rumusan Dasa Dharma Kedua Tahun 1966-1974

Rumusan Dasa Dharma yang kedua ini merupakan hasil dari Muker Anpuda. Muker Anpuda sendiri merupakan singkatan dari Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah yang sekarang ini telah menjadi Munas atau Musyawarah Nasional. Berikut ini adalah Rumusan Dasa Dharma yang kedua :

1. Kami Pramuka Indonesia, bertakwa kepada Tuhan YME

2. Kami Pramuka Indonesia, berjiwa pancasila dan patriot Indonesia yang setia

3. Kami Pramuka Indonesia, giat melaksanakan amanat penderitaan rakyat

4. Kami Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia

5. Kami Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila

6. Kami Pramuka Indonesia, dapat dipercaya dan berbudi luhur

7. Kami Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja

8. Kami Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran

9. Kami Pramuka Indonesia, berjuang dengan rasa tanggungjawab dan gembira utk dapat berguna

10.Kami Pramuka Indonesia, berwatak kasatria dan bertindak dengan disiplin


Bagaimana? Sekarang sudah tahukan rumusan Dasa Dharma yang pertama dan kedua? Masih kuat kan bacanya? Kalau iya sekarang mari kita simak penjelasan dari rumusan Dasa Dharma yang ketiga.


III. Rumusan Dasa Dharma Ketiga tanggal 25-26 September 1978.

Ini merupakan kesepakatan dari Munas Bukit Tinggi, berdasarkan amanat MPP tahun 1970 dan Munas tahun 1974, yang merekomendasikan perubahan dari teks Dasa Dharma.

Dasa Darma Pramuka PRAMUKA ITU :

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Kasih sayang sesama manusia dan cinta alam

3. Patriot yang sopan dan perwira

4. Suka bermusyawarah dan patuh

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, riang dan terampil

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, setia dan berani

9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya

10.Suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.

IV. Rumusan Dasa Dharma Keempat tahun 1978

Munas Gerakan Pramuka di Manado, mengeluarkan memorandum tentang perumusan ulang dari Dasa Dharma Pramuka, dan setelah itu diterbitkan dalam SK Kwartir Nasional Nomor. 036 / KN/ 79. Dan inilah yang menjadi Dasa Dharma yang kita gunakan pada saat ini.

Dasa Dharma Pramuka :

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan ksatria

4. Patuh dan suka bermusyawarah

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, terampil dan gembira

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, berani dan setia

9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya

10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...