Skip to main content

Berproses itu Indah

Jenjang seorang pramuka untuk menjadi pembina pramuka... mungkin berawal dari siaga penggalang penegak pandega pembina ..tentunya dg menambah ilmu dg kursus KMD KML dan melanjutkan jenjang ke tingkat PELATIH PEMBINA PRAMUKA  tentunya juga melalui pendidikan di tingkat pelatih KPD KPL . Mengapa itu harus di tempuh?....  berproses itu indah kakak..... pertanyaannya. Apakah boleh. Tidak siaga langsung menjadi penggalang?  .... boleh... apa boleh langsung penegak... bolehh.... apa boleh langsung mnjadi pembina? Tanpa melalui SGTD.  Boleh juga..... namun ketika seorang pramuka memiliki kecakapan  yang di peroleh dari sejak ia siaga sampai dg PELATIH. "Waw" amazing..... dan apakah ketika mereka sudah jadi "pelatih pembina"  berhenti untuk belajar?.... tentu tidak.... seorang pelatih pembina pramuka. Ada kegiatan meningkatkan kapasitasnya. Melalui pitaran pelatih...dan bisa juga mengikuti giat2 pelatihan SURVIVAL RESCUE .KEBENCANAAN. dan bisa juga bergabung di SAR mungkin.... ... apa gunanya?  Seorang pramuka atau pembina bahkan pelatih akan mengerti tentang segala hal yang berkaitan langsung atau tak langsung yaitu "kepramukaan"... mengapa demikian?..... sudah barang tentu akan berkaitan dengan metode kepramukaan.... giat alam bebas salah satunya.... kita akan banyak belajar mengenai manajemen resiko dalam giat kita...  semoga kita banyak belajar dari lingkungan sekitar. ....

#belajardanterusbelajar

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Lomba Pioneering

Pionering merupakan bagian dari materi kegiatan kepramukaan yang sangat penting. Materi ini adalah materi wajib yang harus dikuasai oleh setiap anggota Pramuka. Bentuk pioneering juga bermacam-macam dari bentuk yang mudah sampai bentuk yang sulit. Masing-masing bentuk juga memiliki kegunaan yang berbeda. Selain itu pioneering juga dapat melatih keterampilan dan kemampuan seorang Pramuka. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan dasar tali temali, kemampuan untuk berkreasi dan kemampuan untuk berimajinasi. Dengan latar belakang tersebut  akhirnya muncul lomba pioneering. Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan cara membuat lomba pioneering yang baik dan benar. Menentukan Model Lomba Sebelum membuat lomba hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah menentukan model pioneering apa yang akan dilombakan. Ada 3 macam model lomba yang biasa digunakan yaitu model klasik, model bertema dan model bebas. Model tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. M...

Pelatih Berjiwa Ikhlas

 ðŸŒ¿ Renungan Pelatih Berjiwa Ikhlas Saudara-saudaraku  Pelatih pembina pramuka "Tidak semua bhakti terlihat, tidak semua pengabdian mendapat tepuk tangan. Tapi setiap ketulusan akan menemukan jalannya menuju keberkahan." Menjadi pelatih bukan tentang gelar, bukan pula tentang pujian. Tapi tentang hati yang rela menuntun, membimbing, dan menemani setiap langkah anak didik menuju masa depan. Ikhlas itu ketika kita tetap hadir meski tak disebut, tetap memberi meski tak dipuji, tetap tersenyum meski lelah menyapa. Tugas pelatih bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyalakan semangat, membentuk karakter, dan menanamkan nilai. Itu pekerjaan sunyi… Tapi di sanalah letak kemuliaannya. Ketika lelah datang, ingatlah… Bahwa setiap waktu yang kau habiskan untuk membina, adalah investasi abadi yang tak akan hilang ditelan zaman. Ketika kecewa menyapa, sadarlah… Bahwa kau sedang menanam di ladang kebaikan yang akan panen Tuhan. Jadilah pelatih yang menanam dengan cinta, membina dengan sab...

KATA HIKMAH BADEN POWELL

 KATA HIKMAH BADEN POWELL   1.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Yang perlu diperhatikan bahwa anak bukanlah selembar cek kosong untuk diisi dengan keinginan orang dewasa" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   2.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  "Pembina pramuka itu tidak bisa membuat suatu tanaman tumbuh ke atas dengan nanya menarik batangnya" (Aids to Scout Mastership,Kepramukaan dalam Praktek).   3.            R.S.S. BADEN POWELL, (Bapak pandu dunia, 1857 - 1941),  “Metode kita cenderung mendidik daripada memberikan instruksi dengan melalui permainan-permainan, kegiatan-kegiatan yang menarik, tetapi benar-benar membina moral, mental dan fisik (Our method of training is to educate from  within rather than to instruct from without; to offer games and activities which, while...